Andai Yunus Enggan ke Tarsis
Ilustrasi oleh: Ferdi Semai

Andai Yunus Enggan ke Tarsis

•
3 Oktober 2026
•
syair

Sekarang ayo mengaku!

Siapa diantara kita melempar dadu

Putaran nasib sekian kali

Dan kita belum juga mengga

riskan

Siapa yang meloncat

Putuskan sekarang atau niscaya karam.

Kapal kayu itu

Masih terombang-ambing membawa

sekumpulan pengundi takdir

lotre usia pengharap derma

Seorang pria bijak menawar

Bagaimana kalau seluruh penumpang mengaku

Mengakui dosa-dosanya

Jujur kepada baling dan tiang

Hening lanskap langit biru

Disertai pantulan kusut cahaya laut

Mewujud bayangan sore hari.

Camar putih khusyuk bertahmid

Disamping geladak kemudi terdengar

sayup seruling.

Mulailah mereka lompat satu satu

Bur. Bur. Bur. Bur.

Rasanya, matahari sejengkal

Benang tipis antara aib dan taubat

yang tidak sanggup mereka urai.